Freelance Kurir

Kurir adalah salah satu pekerjaan yang bisa dikerjakan secara paruh waktu (part time) atau lepas (freelance).

Disclaimer: Tulisan ini adalah bagian dari rangkaian tulisan saya seputar freelance. Tulisan lainnya bisa dibaca di categories: freelance. Buku ‘Freelance 101‘ juga bisa dipesan lewat direct Message (DM) ke saya.

Saat ini industri jasa pengiriman kita berkembang pesat. Khususnya pengiriman ritel yang ke rumah-rumah. Sebagian kecil di antara para perusahaan yang bermain di jasa pengiriman ini adalah JNE, Shopee (iya, sekarang Shopee memiliki jasa kurir tersendiri), J&T, AnterAja, Ninja Express, dan lain sebagainya.

Tidak heran, kebutuhan akan tenaga kerja kurir ikut meningkat pesat. Di sisi lain, suplai tenaga kerja untuk menjadi kurir sudah lebih dulu melimpah.

Namun, permintaan tenaga kerja tersebut belum diikuti dengan kapasitas perusahaan untuk membayar kewajiban-kewajiban lain semisal BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan lain-lain.

Akibatnya, muncul mekanisme baru dalam pemberdayaan (employment) tenaga kerja kurir, yaitu freelance kurir dan kurir part time.

Freelance Kurir

Jadi tenaga lepas (freelance) ini bertugas mengirimkan barang dari gudang perusahaan jasa pengiriman menuju rumah konsumen. Hanya saja employment-nya bersifat kontrak untuk jangka waktu tertentu maupun jumlah pekerjaan tertentu.

Kontraknya ini mungkin agak mirip dengan mekanisme PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) ya.

BACA JUGA:  Haruskah Pekerjaan Freelance Diteruskan?

Sebagai insight, ada periode-periode semisal Ramadhan dan Lebaran yang barang kiriman sangat membludak, sehingga diperlukan tenaga lepas untuk bekerja pada minggu-minggu tersebut.

Kurir Part Time

Sementara, kurir paruh waktu (part time) hanya bekerja pada sebagian dari waktu penuh (full time) saja. Waktu yang tersedia, bisa jadi hari sabtu-minggu, maupun malam hari di hari-hari kerja (Senin-Jumat).

Bisa dikatakan, baik freelance maupun part-time, sebenarnya dikaryakan dengan kontrak yang sama, yaitu PKWT.

Cara Menjadi Kurir Freelance

Tentu saja melamar ke perusahaan jasa pengiriman yang membutuhkan.

Persyaratan menjadi kurir, SETIDAKNYA adalah sebagai berikut:

  • Usia 18 – 50 tahun
  • Minimal Lulusan SMA atau sederajat
  • Mempunyai kendaraan motor pribadi
  • Mempunyai SIM C
  • Memiliki handphone
  • Bisa berkomunikasi dengan baik

Sangat mungkin, perusahaan juga meminta agar calon pelamar juga memiliki SIM A, agar secara berkala dapat mengemudikan mobil box bergantian dengan driver yang lain.

Wilayah yang Membutuhkan Tenaga Kurir Lepas

Ada tiga besar wilayah yang memiliki kepadatan pengiriman tertinggi: Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi), Gerbangkertosusilo (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan), serta Bandung (Bandung, Bandung Barat, dan Kabupaten Bandung).

Di tiga wilayah tersebut, kebutuhan akan tenaga kurir sangat tinggi.

Gaji Freelance Kurir

Secara umum, total penghasilan masing-masing kurir bisa mencapai Rp 2.000.000 hingga Rp 3.000.000-an per bulannya. Dan angka ini relatif sama antara satu jasa pengiriman dengan jasa pengiriman lainnya. Apabila ingin mengetahui lebih dan kurangnya untuk standard hidup di suatu kota/kabupaten, bisa dibandingkan dengan UMK/UMR di mana agen jasa pengiriman tersebut berada.

BACA JUGA:  Cara Menetapkan Tarif Freelance

Berbeda dengan freelance atau part-time, nilai pendapatan yang diperoleh tidak akan sebesar itu — karena sifatnya yang memang tidak dipekerjakan di waktu yang penuh (full-time).

Perhitungannya bisa jadi didasarkan pada jumlah paket yang dikirim setiap harinya. Dengan upah sebesar Rp1.800,- untuk Shopee Express per paket di Jakarta.

Bila mitra pengemudi bisa membawa paket sebanyak 80 paket sehari, maka bisa mendapatkan insentif rata-rata sebesar Rp 2.213 per paket. Sementara, menurut dia, rata-rata upah per paket di pasaran saat ini di kisaran Rp 1.700 hingg Rp 2.000 per paket untuk jasa logistik lain.

https://money.kompas.com/read/2021/04/14/063835326/besaran-gaji-kurir-shopee-express-2021-dan-cara-mendaftarnya?page=all

Tentu angka ini sifatnya bervariasi antar jasa pengiriman. Di daerah yang lebih sepi dan jarang penduduk, tentu angkanya berbeda lagi.

2 thoughts on “Freelance Kurir”

  1. semenjak pandemi sepertinya lonjakan pengiriman melalui jasa expedisi lagi padat-padatnya ya
    nggak heran kalau barang yang dibawa kurir juga banyak banget
    dan ternyata bisa ngelamar freelance ya di expedisi, lumayan kalau ambil di sabtu-minggu, buat mengisi waktu juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *